Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Solok Selatan di SLB N 1 Sungai Pagu, Upaya Nyata Tingkatkan Partisipasi Pemilih Disabilitas
|
Padang Aro – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan terus bergerak aktif memastikan seluruh elemen masyarakat mendapatkan hak bimbingan politik yang setara. Melalui komitmen mewujudkan pesta demokrasi yang inklusif, Bawaslu Solok Selatan menggelar Rapat Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan dan Konsolidasi Demokrasi yang berpusat di SLB N 1 Sungai Pagu pada Kamis (04/06).
Kegiatan ini merupakan langkah nyata Bawaslu untuk menjangkau kelompok rentan, khususnya pemilih disabilitas, agar tidak hanya sekadar menyalurkan hak suara, tetapi juga memahami esensi dari pengawasan partisipatif dalam pemilu.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Solok Selatan, kepala sekolah, majelis guru, serta para siswa-siswi SLB N 1 Sungai Pagu yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih pemula.
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Solok Selatan, Haikal, ST dan Nila Puspita, S.Pd., M.AP menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak konstitusional yang sama kuatnya dengan warga negara lainnya. Keterbatasan fisik maupun mental tidak boleh menjadi penghalang untuk ikut menentukan arah masa depan bangsa.
"Bawaslu hadir di SLB N 1 Sungai Pagu untuk memastikan bahwa asas pemilu yang ramah, adil, dan inklusif benar-benar tegak. Kami ingin adik-adik kita di sini paham bahwa suara mereka dilindungi oleh undang-undang, dan mereka punya hak penuh untuk memilih pemimpin tanpa adanya intervensi," ujar Anggota Bawaslu Solok Selatan dalam sambutannya.
Kepala SLB N 1 Sungai Pagu menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh Bawaslu Solok Selatan.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian luar biasa dari Bawaslu Solok Selatan. Edukasi seperti ini sangat jarang mereka dapatkan. Dengan adanya kegiatan, anak-anak kami menjadi lebih mengetahui dan percaya diri serta tidak akan bingung lagi saat datang ke TPS nanti," ungkap Kepala Sekolah.
Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Solok Selatan juga menegaskan komitmennya untuk mengawasi pemenuhan fasilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemilihan nanti. Bawaslu memastikan akan mengawal agar setiap TPS di Solok Selatan menyediakan akses yang ramah bagi penyandang disabilitas, mulai dari bidang miring untuk pengguna kursi roda hingga alat bantu coblos (template) braille.
Dengan suksesnya agenda penguatan di SLB N 1 Sungai Pagu ini, Bawaslu Solok Selatan berharap tingkat partisipasi pemilih disabilitas dapat meningkat secara signifikan, sekaligus menekan angka golongan putih (golput). Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa di dalam bilik suara, setiap warga negara berdiri di atas kesetaraan yang sama.