Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SOLSEL DORONG OPTIMALISASI BIROKRASI MELALUI SKEMA PERLINDUNGAN KETENAGAKERJAAN SDM

RDK

Foto Ketua Bawaslu Solok Selatan, Zul Nasri Membuka Kegiatan RDK

Padang Aro - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan terus melakukan langkah strategis guna memperkuat tata kelola lembaga. Salah satu langkah prioritas yang diambil adalah mendorong optimalisasi birokrasi melalui penguatan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Solok Selatan pada selasa (28/04) di ruangan media center Bawaslu Kabupaten Solok Selatan.

Langkah ini dipandang sebagai bagian integral dari reformasi birokrasi internal. Dengan adanya kepastian perlindungan terhadap risiko kerja, diharapkan para staf sekretariat di lapangan dapat bekerja lebih fokus, profesional, dan berintegritas.

Ketua Bawaslu Solok Selatan, Zul Nasri, S.Sos.,C.Med menegaskan bahwa penguatan birokrasi tidak hanya soal administrasi, tetapi juga tentang pemenuhan hak-hak dasar bagi penggerak roda organisasi.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap personel yang bertugas mengawal demokrasi di Solok Selatan memiliki rasa aman. Jaminan sosial ketenagakerjaan adalah bentuk nyata dukungan lembaga terhadap dedikasi mereka, sekaligus upaya kita mengoptimalkan kinerja birokrasi agar lebih responsif dan tangguh," ujarnya.

Skema perlindungan ini mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, yang dinilai sangat krusial mengingat tingginya mobilitas dan risiko kerja pengawasan di wilayah Solok Selatan yang memiliki tantangan geografis beragam.

Dengan terjaminnya kesejahteraan dan keamanan kerja SDM, Bawaslu Solok Selatan optimistis efisiensi birokrasi akan meningkat. Hal ini diharapkan berdampak langsung pada kualitas pengawasan Pemilu maupun Pemilihan yang lebih berkualitas dan akuntabel di masa mendatang.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Solok Selatan sebagai narasumber kegiatan.