Orientasi PPPK Tahun 2026, 9 Orang PPPK Bawaslu Solok Selatan Ikuti Secara Daring
|
Padang Aro – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Solok Selatan hadirkan sebanyak 9 (sembilan) orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti Pembukaan Penyelenggaraan Orientasi PPPK Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 yang digelar secara daring pada Rabu (24/06).
Agenda strategis yang diselenggarakan oleh Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, serta dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Kapuslitbang Diklat) Bawaslu RI, Roy M. Siagian, dan Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Sumbar, Mafral.
Dalam laporannya, Kabag Administrasi Bawaslu Sumbar, Mafral, menyampaikan bahwa orientasi ini merupakan wadah penting untuk internalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. "Tujuan utamanya adalah membangun budaya kerja yang adaptif, berorientasi pada pelayanan cepat, serta meningkatkan profesionalisme dalam mendukung kelancaran tugas-tugas kesekretariatan," lapor Mafral.
Sementara itu, Kapuslitbang Diklat Bawaslu RI, Roy M. Siagian, dalam arahannya menekankan bahwa sebagai bagian dari aparatur negara, PPPK wajib bekerja dengan integritas tinggi dan menjunjung etika ASN.
"Bawaslu adalah lembaga yang sangat adaptif. Dalam situasi apa pun, lembaga ini harus tetap bergerak maju, dan orientasi ini adalah wujud nyata dari adaptabilitas tersebut. Saya berharap seluruh PPPK dapat memahami tugas dan fungsi jabatannya masing-masing, serta memahami tugas kelembagaan secara utuh. Manfaatkan kanal digital yang disediakan, seperti Learning Management System (LMS), untuk terus meningkatkan pengetahuan. Ingat, ketika Anda memilih bekerja di Bawaslu, berarti Anda harus berkomitmen penuh pada aturan dan regulasi yang ada di lembaga ini," tegas Roy.
Saat membuka kegiatan, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menyatakan bahwa orientasi ini adalah sarana krusial untuk menjawab tantangan dinamis di sektor pengawasan pemilu/pemilihan yang terus berubah.
"Setiap pegawai PPPK harus memiliki komitmen besar dalam menjalankan tugasnya. Melalui orientasi ini, mari kita bersama-sama menyatukan visi untuk mewujudkan cita-cita besar: menjadikan Bawaslu sebagai lembaga pengawas yang besar, solid, modern, dan terpercaya di mata publik," ujar Alni memotivasi.
Pelatihan ini akan dilaksanakan dengan metode pembelajaran jarak jauh (Distance Learning). Sebelum memasuki tahapan kelas daring saat ini, para peserta telah terlebih dahulu menyelesaikan fase Pelatihan Mandiri melalui platform MOOC (Massive Open Online Course). Selanjutnya, pendalaman materi akan dipusatkan melalui kelas daring interaktif dan pemanfaatan LMS, dengan jadwal terstruktur sebagaimana tercantum dalam lampiran resmi lembaga.