Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sumbar Validasi Data Pengawasan PDPB Bawaslu Solok Selatan

PDPB

Dokumentasi Pelaksanaan Rakor PDPB Secara Daring

Padang Aro - Dalam rangka persiapan Pengawasan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan 3, Bawaslu Solok Selatan mengikuti kegiatan Zoom Meeting yang diadakan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (01/10).

Kabag Pengawasan, Fadhlul Hanif menyampaikan Bawaslu Sumatera Barat memerlukan informasi lebih lanjut berkaitan dengan hasil pengawasan yang sebelumnya telah dilaporkan secara berjenjang oleh Bawaslu kabupaten/kota serta ingin mengetahui rencana pelaksanaan pengawasan pleno.

Melalui kegiatan ini diinventarisir persamaan permasalahan yang dihadapi Bawaslu kabupaten/kota serta menyatukan pemahaman sehingga pengawasan pleno rekapitulasi dapat dilakukan dengan lebih matang.

"Sebagai pengawas kita perlu memastikan validitas data yang kita awasi. Validitas itu bisa terbukti ketika sudah ditetapkan berita acara. Hingga validitas itu bisa kita buktikan maka dilakukan pengawasan,"

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Muhamad Khadafi mengingatkan tugas pengawas pemilu untuk selalu waspada dan memperhatikan kerawanan hal-hal yang kemungkinan dapat terjadi.

Khadafi juga mengingatkan keberadaan DKPP sebagai lembaga yang berfungsi sebagai check and balance penyelenggara pemilu, yaitu KPU dan Bawaslu. Penanganan pelanggaran oleh Bawaslu didasarkan pada tahapan pemilu yang sedang berjalan, namun DKPP memiliki kewenangan dalam penegakan kode etik penyelenggara pemilu sehingga harus senantiasa menjaga integritas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan pemilu.

"Sangat kecil kemungkinan penyelenggaraan PDPB tidak sesuai prosedur, tapi perlu kita diingatkan terkait hal ini," ujarnya kemudian. Tidak menutup kemungkinan hasil PDPB berlanjut ke penyusunan DPT Pemilu 2029 sehingga menjadi bisa menjadi bukti dalam pemberian keterangan di MK di kemudian hari. Untuk itu ia meminta jajaran untuk mengarsipkan dengan baik hasil pengawasan Bawaslu.

Kemudian Bawaslu Solok Selatan menyampaikan data-data hasil pengawasan PDPB, khususnya terkait pengawasan Coktas yang dilakukan secara melekat dengan Jumlah 37 Data Pemilih Meninggal Dunia yang tersebar di 6 Kecamatan.